This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 30 Juli 2011

Selamat Datang di Universitas Ramadhan,..!!

sahabat,.. ramadhan kembali datang menyapa. dia datang dengan diam diam halus menyapa orang orang

yang beriman, dan menghentakkan orang yg mendengki.

sahabat, sudah selayak nya lah ramadhan kali ini kita jadikan bukan hanya seperti bulan- bulan yang lain, datang dan pergi begitu saja tanpa makna, tanpa ruh.

sahabat, sebagaimana baginda SAW bersabda, api neraka akan jauh dari orang orang yang menyambut gembira datang nya bulan ramadhan... kita kah termasuk orang di dalam nya?? mudah mudah an, amin.

sahabat, bila kita intropeksi ramadhan tahun tahun yg kemarin, begitu banyak nya kekurangan dan ketidak sempurnaan kita menjalani ramadhan dapat memacu kita untuk kembali merenungkan haruskah kita menjalani ramadhan kali ini seperti tahun tahun yang lalu berjalan begitu saja?? adakah peningkatan??

sahabat, kita juga tak pernah tahu... adakah ramadhan tahun ini kita selesai kan hingga selesai,tanpa halangan satu apa pun sehat wal afiat??

atau bisa kah kita menjamin tahun ini bukan ramadhan terakhir kita?? karna ramadhan itu ibarat pembersih di 11 bulan lain nya, setelah sekian lama nya kita berkecimpung dengan dunia yang fana.

sahabat, sudah selayak nya kita menjadikan ramadhan tahun ini ramadhan terbaik yang kita punya dan jalani,... bulan perbaikan, antara sesama kita dan hubungan kita dengan ALLAH, agar lebih mesra lagi. hingga ALLAh ridha terhadap kita sebagaimana kita ridha terhadap NYA.

wallahu a'alam bishowwab.


dengan datang nya bulan suci ini kami, struktur Biro Kepanduan dan Olah raga, beserta pengurus, divisi- divisi, korca, hingga KOOr-ting mengucapkan selamat menjalan kan ibadah bulan suci ramadhan,.. mohon maaf bila selama ini dalam pergaulan, kebijakan, di lapangan kami mempunyai khilaf mohon di buka kan maaf sebesar besar nya,...

berharap ramadhan ini jadi semangat kita untuk beramal (baca:bekerja) untuk kebaikan.

selamat memasuki universitas ramadhan,... ahlan wa sahlan ya sahrul mubarak...!

Rabu, 27 Juli 2011

DPP PKS: TAUJIH MENYAMBUT RAMADHAN 1432 H

“HUDHUR AGAR ZHUHUR”

فَأَصْبَحُواظَاهِرِينَ

بسم الله الرحمن الرحيم

والحمد لله رب العالمين، والصلاة على رسوله محمد وعلى آله أجمعين


عَنْ جَابِرٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْمُؤْمِنُ إِلْفٌ مَأْلُوفٌ، وَلَا خَيْرَ فِي مَنْ لَا يُأْلَفُ، وَخَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ


Dari Jabir –radhiyallahu anhu- Rasulullah SAW bersabda:”Seorang mukmin itu adalah orang yang bisa menerima dan diterima orang lain, dan tidak ada kebaikan bagi orang yang tidak bisa diterima orang lain. Dan sebaik-baik manusia adalah yang paling berguna bagi sesamanya”. Musnad Asy Syihab Al Qudha’iy

Ikhwah fillah rahimakumullah

Menyambut bulan Ramadhan 1432 H marilah kita siapkan seluruh potensi dan daya kita untuk memaksimalkan bulan mulia itu dengan amaliyah yang mampu meningkatkan kualitas diri kita di hadapan Allah SWT, dan mampu meningkatkan posisi kita di tengah-tengah masyarakat.

Tampilnya ikhwah sebagai tokoh bagi umat ini adalah keniscayaan yang harus disadari oleh seluruh kader. Maka memanfaatkan momentum bulan Ramadhan ini DPP PKS menyerukan kepada seluruh kader untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Ikhwah fillah rahimakumullah

Ketokohan di masyarakat tidak akan datang tiba-tiba. Diperlukan proses panjang dan serius untuk menumbuhkannya sehingga mendapatkan pengakuan dari mereka. Secara umum menjadi tokoh masyarakat diperlukan beberapa syarat, antara lain:

1. Memiliki kemiripan atau kesamaan dengan mereka. Inilah yang bisa kita fahami dari beberapa ayat Allah yang menerangkan bahwa para rasul itu diutus dari suku bangsa mereka sendiri.

2. Memiliki keunggulan pada hal-hal yang dianggap sama atau yang menjadi identitas masyarakat itu.

3. Memiliki kongruensi (sama dan sebangun) dengan gambaran ideal pemimpin menurut masyarakat sekitar.

Dari itulah kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk mampu menyesuaikan diri dengan kebaikan-kebaikan masyarakat di manapun kita berada

Ikhwah fillah rahimakumullah

Disamping itu, penokohan di masyarakat harus juga memperhatikan rambu-rambu agar dapat meminimalisir sisi negatif dalam proses ini. Proses yang bagus dan tanpa cacat saja masih mendapatkan reaksi negatif dari masyarakat, apalagi jika penokohan tanpa dibarengi kearifan. Dari itulah usaha penokohan kader di dakwah di lingkungan harus juga memperhatikan hal-hal penting seperti:

1. Tidak menjadi ancaman bagi tokoh lain, sebisa mungkin menjadi perekat bagi masyarkat yang hiterogen

2. Selalu membina hubungan baik terutama dengan tokoh dan orang-orang yang dihormati di wilayah itu

Ikhwah fillah rahimakumullah

Alhamdulillah dakwah di Indonesia ini berada dalam lingkungan masyarakat muslim yang secara umum memiliki mazhahir tadayyun sya’biy bulan Ramadhan yang tidak bertentangan dengan semangat dan nilai-nilai dakwah yang kita usung.

Mazhahir itu dapat kita kelompokkan seperti:

a. Mazhahir Ibadah

1. Shalat fardhu berjamaah.

Masyarakat muslim secara umum melaksanakan shalat fardhu di bulan Ramadhan dengan berjamaah di masjid maupun mushala di sekitar tempat tinggal, atau tempat kerja mereka. Pada point ini kader harus menjadi teladan terbaik dalam pelaksanaan shalat jamaah fardhu, dengan hadir lebih awal, serta mengajak anggota keluarga dengan catatan bahwa anak-anak yang dibawa tidak berpotensi mengganggu kekhusyukan jamaah.

2. Shalat Tarawih Berjamaah di masjid atau mushalla.

Masyarakat menganggap tarawih Ramadhan di masjid atau mushala adalah identitas keislaman yang sangat signifikan, maka kehadiran di jamaah itu sangat menentukan penerimaan atau penolakan terhadap keberadaan seseorang. Maka ditekankan kepada semua kader untuk melaksanakan shalat tarawaih berjamaah di masjid atau mushalla terdekatnya dengan mengabaikan khilaf fiqh dalam pelaksanaannya.

3. Mengikuti taushiyah/kultum di masjid/mushalla,

Bahwa pada bulan Ramadhan kaum muslimin di negeri ini sedang dalam kondisi siap menerima nilai-nilai, sedang meningkat semangat tadayyun mereka. Maka semua kader diharapkan berperan aktif dalam ini baik sebagai pemberi taushiyah atau menjadi pendengar, untuk menjadi teladan dan penyemangat bagi yang lain.

4. Mengikuti tadarrus Al Qur’an

Ramadhan dikenal sebagai syahrul Qur’an, budaya tadarrus Al Qur’an perlu disupport baik yang diselenggarakan di masjid, mushalla, atau rumah warga. Kader diharapkan berperan aktif dalam kegiatan ini.

5. Gemar Bersedekah.

Rasulullah SAW adalah seorang dermawan yang gemar bersedakah, dan di bulan Ramadhan ia lebih dermawan daripada angin yang berhembus. Maka dianjurkan kepada seluruh kader untuk menyediakan anggaran khusus infaq terutama mengisi kotak infaq di masjid/mushala, dan membiasakan anak-anaknya untuk gemar bersedekah pula. Demikian juga bersedekah dengan berbagi ifthar/hidangan buka puasa kepada tetangga.

b. Adat (kebiasaan sehari-hari)

Kebersamaan dengan masyarakat sering diukur pula dengan kesamaan dalam berpakaian, tingkah laku, dan tutur kata.

Di bulan Ramadhan pada umumnya masyarakat menghendaki atmosfir lingkungan yang islami, seperti suara tilawah, dzikir, dsb.

Demikian pula adab berpakaian. Kader diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan budaya busana masyarakat yang dihormati. Misalnya memakai peci, jas, sorban bagi penceramah di lingkungan tertentu. Memakai baju koko, sarung dan berpeci bagi jamaah di lingkungan yang menganggapnya sebagai kebaikan. Dsb.

c. Nasyath (Kegiatan)

Ramadhan sebagai bulan amal, memberi peluang amal kebaikan sejak penyambutan sampai pelepasan.

Kader diharapkan aktif dalam kegiatan-kegiatan positif menyambut Ramadhan seperti: Kerja bakti bersih-bersih masjid, mushalla, lingkungan tempat tinggal, pemeriksaan kesehatan menjelang Ramadhan, pawai menyambut Ramadhan, dsb.

Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan ibadah sosial untuk menyempurnakan ibadah Ramadhan seperti: Bazar, pembagian ta’jil, ifthor jama’i.

Menyelenggarakan rekruting dengan berbagai kegiatan, misalnya: pesantren kilat, yaum ma’al qur’an bersama dengan masyarakat, i’tikaf asyrul awakhir, dsb.

Menyelenggarakan silaturrahim idul fitri dengan berbagai lapisan masyarakat.

Demikian taujih ini disampaikan untuk menjadi perhatian bagi semua kader.

Semoga Allah memudahkan semua niat baik kita dalam berdakwah di jalan-Nya.


*Bidang Kaderisasi DPP PKS

ketika ramadhan kian menjelang,..


ketika ramadhan kian menjelang,
orang orang yg tidak pakai sarung, kini pakai sarung,...
wanita yg tidak mengenakan kudung, kini memakai kudung,...

ketika ramadhan kian menjelang,
para artis yg biasa narsis, kini pakai gamis.
politikus yg biasa mencaci, kini pakai peci.

ketika ramadhan kian menjelang,
program- program televisi yg biasa ghibah kini banyakan ceramah.
acara acara televisi yg biasa bikin lalai, kini banyak di isi da'i.

ketika ramadhan kian menjelang,
kerumunan orang  yg biasa banyak di plaza-plaza, kini banyak di mushalla.
ketika adzan kumandang banyak yang huru hara, kini banyak yang sholat berjamaah.

ketika ramadhan kian menjelang,
artis artis yg biasa cari sensasi, kini rajin mengisi 'taujih'.
politikus yg biasa akal bulus, kini banyak di shot sedang tadarus,...

ah, ramadhan... begitu hebat nya kau datang mampu merubah banyak orang,.. walau pun sesaat

Senin, 18 Juli 2011

pelatihan TFT senam aerobic PKS jakarta utara

hari sabtu dan ahad (16-17/07/11), BKO (biro Kepanduan dan Olah raga ) jakarta utara  divisi OKE (olahraga dan kesehatan) mengadakan acara Training for trainer (TFT) senam aerobic se jakarta utara yang di ikuti oleh peserta perwakilan struktur DPC-DPRa se jakarta utara.. acara yang di buka oleh Ust Amin laduni sebagai kaderisasi DPD jakarta utara ini di isi oleh pemateri dari DPW OKE DKI jakarta utara. dalam sambutan nya Ust. amin mengharapkan acara TFT ini menjadi sebuah tonggak semangat kader jakarta utara untuk menjadikan olah raga sebagai aktifitas penting mengisi jasadiyah agar lebih bugar dan segar dalam menjalan kan amanah dakwah sehari hari. ketua divisi OKE  jakarta utara maulana yusuf dalam sambutannya mengatakan, ke depan para peserta TFT ini bisa menjadi pelatih senam aerobic PKS di daerah nya masing masing dan paling terdepan dalam menyemangati para kader untuk selalu berolah raga.(boe)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More